Kamis, 06 Desember 2012

JURNALISTIK


BERITA   (NEWS)

A.     SEJARAH BERITA
-          Kata BERITA sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta "VIRIT" atau dalam bahasa inggris disebut "WRITE" yang sebenarnya berarti "TERKADI" atau "ADA". Beberapa orang juga ada yang meyebut kata ini dengan kata "VRITTA" yakni "KEJADIAN" atau "YANG SEDANG TERJADI".
-          Sedangkan menurut kamus besar bahasa indonesia "BERITA" adalah cerita atau keterangan mengenai kjadian atau peristiwa yang hangat.

B.    DEFINISI BERITA
Berita adalah informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi, disajikan lewat bentuk cetak, siaran, Internet, atau dari mulut ke mulut kepada orang ketiga atau orang banyak. News (berita) mengandung kata new yang berarti baru. Secara singkat sebuah berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar. Dengan kata lain, news adalah apa yang surat kabar atau majalah cetak atau apa yang para penyiar beberkan.

Berita menurut beberapa ahli:
Menurut Dean M. Lyle Spencer : Berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar dari pembaca.

Menurut Willard C. Bleyer : Berita adalah sesuatu yang termasa ( baru ) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar. Karena itu ia dapat menarik atau mempunyai makana bagi pembaca surat kabar, atau karena ika dapat menarik pembaca - pembaca tersebut.

Menurut William S Maulsby : Berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.

Menurut Eric C. Hepwood : Berita adalah laporan pertama dari kejadian yang penting yang dapat menarik perhatian umum

Menurut Dja’far H Assegaf : Berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termasa ( baru ), yang dipilih oleh staff redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca. Entah karena luar biasa, entah karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi – segi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan.

Menurut J.B. Wahyudi : Berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memilki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa periodik.

Menurut Amak Syarifuddin : Berita adalah suatu laporan kejadian yang ditimbulkan sebagai bahan yang menarik perhatian publik media massa.

Menurut Charnley, 1975 : News is the timely report of fact or opinion, to hold interest or importance, or both, for a considerable number of people.

Menurut Neal, 1968 : trends, situations, conditions, and interpretations are news.

Menurut english, 1968 : asal ada fakta, selera dan khalayak sudah ada berita.


C.    Jenis -jenis berita
-          Straight news adalah Berita langsung apa adanya. di tulis secara singkat dan lugas.
a.       Hard News: yakni berita yang memiliki nilai lebih dari segi aktualitas dan kepentingan atau amat penting segera diketahui pembaca. Berisi informasi peristiwa khusus (special event) yang terjadi secara tiba-tiba.
b.      Soft News, nilai beritanya di bawah Hard News dan lebih merupakan berita pendukung.
-          Depth news adalah Berita mendalam di kembangkan dengan pendalaman hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan.
-          Investigation news adalah Berita yang di kembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber.

-          Interpretative news adalah Berita yang di kembangkan dengan pendapat atau penilaian penulisnya/reporter.
-          Opinion news adalah Berita mengenai pendapat seseorang seperti tokoh,ahli,cendekiawan mengenai sesuatu.
-          Comprehensive news : Laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek
-           Feature story : Penulis menyajikan suatu pengalaman pembaca yang lebih bergantung pada gaya menulis dan humor dari pada pentingnya informasi yang disajikan.
-          Editorial writing : Pikiran sebuah institusi yang diuji didepan sidang pendapat umum. Penyajian fakta dan opini yang menafsirkan berita penting yang mempengaruhi pendapat umum.


D.    Unsur penting dalam berita
-          WHAT      (Apa) topik dari suatu berita tersebut apakah
                    kejadian atau peristiwa.

-            WHO       (Siapa) pelaku penting dalam peristiwa
                 tersebut.

-          WHEN     (Kapan) peristiwa itu berlangsung.

-          WHERE  (Dimana) tempat kejadian peristiwa                                                                 tersebut.

-          WHY        (kenapa) yaitu pertanyaan untuk mengetahui
                 bagaimana sebuah peristiwa dapat terjadi.

-          HOW         (Bagaimana) kejadian itu dapat terjadi.


E.     Sifat Berita
-          Aktual (baru). Hal-hal yang baru lebih memiliki nilai berita dibandingkan hal-hal yang terjadi sudah lama.
Contoh: Sabtu, 13/10/2012 07:02 WIB,Kondisi Labil, 'Sopir Bikini' Novi Amilia Masih Dirawat di RS Polri

-          Jarak (jauh/ dekat). Khalayak lebih tertarik akan kejadian yang terjadi di sekitar mereka dibandingkan dengan kejadian di tempat yang lebih jauh.
Contoh: gempa dan tsunami yang terjadi di aceh, indonesia dibanding kejadian gempa di luar negri.

-          Penting. Sesuatu menjadi berita saat dianggap penting, karena berpengaruh pada kehidupan langsung
contoh: UU larangan merokok.

-          Akibat. Sesuatu menjadi berita karena memiliki dampak yang besar, contoh: penayangan film Fitna di situs YouTube.

-          Pertentangan/ konflik. Suatu berita menjadi sebuah pertentangan atau menyebabkan konflik.
Contoh: Fenomena Tawuran antar Pelajar

-          Seks.
Contoh: seperti perceraian, perselingkuhan, dan lain sebagainya

-          Ketegangan.
Contoh: seperti saat-saat pelantikan presiden.

-          Kemajuan-kemajuan. Inovasi baru atau perubahan.
Contoh: Galaxy S3 Mini Resmi Diluncurkan

-          Emosi, segala sesuatu yang apabila dikabarkan akan membuat marah, sedih,
Contoh: Gajah Sumatera Mati Lagi, Diduga Diracun

-          kecewa. segala sesuatu yang apabila dikabarkan akan membuat khalayak menjadi kecewa.
Contoh: pemberitaan tentang bayi baru lahir yang ditemukan di tempat sampah.

-          Humor.pemberitaan tentang segala sesuatu yang bersifat menghibur atau humoris
Contoh: program anak-anak


F. SYARAT –SYARAT BERITA
-          Kejujuran: apa yang dimuat dalam berita harus merupakan fakta yang benar-benar terjadi. Wartawan tidak boleh memasukkan fiksi ke dalam berita.

-          Kecermatan: berita harus benar-benar seperti kenyataannya dan ditulis dengan tepat. Seluruh pernyataan tentang fakta maupun opini harus disebutkan sumbernya.

-          Keseimbangan:Agar berita seimbang harus diperhatikan:
tampilkan fakta dari masalah pokok
jangan memuat informasi yang tidak relevan
jangan menyesatkan atau menipu khalayak
jangan memasukkan emosi atau pendapat ke dalam berita tetapi ditulis seakan-akan sebagai fakta
tampilkan semua sudut pandang yang relevan dari masalah yang diberitakan
jangan gunakan pendapat editorial

-          Kelengkapan dan kejelasan:Berita yang lengkap adalah berita yang memuat jawaban atas pertanyaan who, what, why, when, where, dan how.

-          Keringkasan:Tulisan harus ringkas namun tetap jelas yaitu memuat semua informasi penting.

G.          UNSUR-UNSUR PEMBENTUK BERITA
-          Penting (significance), yaitu kejadian yang dapat mempengaruhi orang banyak atau kejadian yang punya dampak terhadap kehidupan para pembaca.
Contoh: 1998 Gelombang Reformasi dan Lengsernya Soeharto

-          Besar (magnitude), yaitu kejadian yang menyangkut angka-angka berarti bagi kehidupan orang banyak atau kejadian yang dapat berakibat dijumlahkan dalam rangka menarik buat pembaca.
Contoh: berita peluncuran buku inspirasi dari salahsatu pengusaha terbesar, paling berpengaruh, dan hebatnya super idealis di Indonesia, Chairul Tanjung, CEO dari Trans Corp

-          Waktu (timeless), yaitu kejadian yang menyangkut hal-hal yang baru terjadi atau baru ditemukan.
Contoh: berita tentang Foto Satelit Terbaru Reaktor Nuklir Fukushima Jepang

-          Dekat (proximity), yaitu kejadian yang dekat bagi pembaca. Kedekatan ini bisa bersipat geografis ataupun emosional.
Contoh: Khalayak, pembaca yang bertempat tinggal di akarta tentu lebih memiliki harian atau membaca berita seputar lingkungan jakarta dibanding keadaan atau kejadian di luar jakarta

-          Tenar/populer, luar biasa (prominence), menyangkut hal-hal yang terkenal atau sangat terkenal oleh pambaca.
Contoh: E-paper Plastik Fleksibel Pertama di Dunia dari LG


H.   Pengertian Bahasa Jurnalistik Dari Berbagai Ahli
-          Prof. F. Wojowasito: bahasa jurnalistik adalah bahasa komunikasi massa sebagai tampak dalam harian-harian dan majalah-majalah
-          Rosihan Anwar : bahasa jurnalistik adalah satu ragam bahasa yang digunakan wartawan yang memiliki sifat-sifat khas singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, lugas dan menarik
-          M. Wonohito (bahasa surat kabar): bahasa jurnalistik adalah suatu jenis bahasa tertulis yang memiliki sifat-sifatnya dengan bahasa sastra, bahasa ilmu atau bahasa buku pada umumnya.
-          Kurniawan Junaedhie (Ensiklopedi Pers Indonesia): bahasa jurnalistik adalah Bahasa yang digunakan oleh penerbitan pers. Bahasa yang mengandung makna informatif, persuasif, dan yang secara konsensus merupakan kata-kata yang bisa dimengerti secara umum, harus singkat tapi jelas dan tidak bertele-tele.
-          Moh. Ngafeman (kamus jurnalistik AZ): bahasa jurnalistik adalah bahasa komunikasi massa dengan pilihan kosakata yang sederhana agar dapat dipahami oleh segenap lapisan masyarakat.



SUMBER
·         Putra, R. Masri Sareb. 2006. "Teknik Menulis Berita dan Feature". Jakarta: Indeks.
·         Ishwara, Luwi. 2005. "Catatan-Catatan Jurnalisme Dasar". Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
·         Budiman, Kris. 2005. "Dasar-Dasar Jurnalistik: Makalah yang disampaikan dalam Pelatihan Jurnalistik".Info Jawa 12-15 Desember 2005. Dalam www.infojawa.org.

SUMBER LAIN
                        <http://hafizansyari.blogspot.com/2008/11/syarat-berita-dalam-dunia-jurnalistik.html>



Minggu, 02 Desember 2012

Tourism

<!--[if gte mso 9]> Toshiba Normal Toshiba 2 140 2012-12-02T12:52:00Z 2012-12-02T12:52:00Z 1 888 5068 42 11 5945 12.00 <![endif]
Keadaan Kepariwisataan di Indonesia


Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber dayanya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Selain kaya akan sumber daya, negara ini juga banyak memiliki potensi dalam beberapa bidang yang dapat dikembangkan sebagai pemasukan (devisa) bagi negara. Salah satunya adalah potensi di bidang kepariwisataan. Karena indonesia meupakan negara berbentuk kepulauan maka tak heran jika tiap-tiap daerah memiliki potensi pariwisata yang beragam pula. Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera merupakan contoh tujuan wisata alam di Indonesia. Tempat-tempat wisata itu didukung dengan warisan budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan keberagaman etnis Indonesia yang dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan di seluruh kepulauan tersebut. menurut saya, dilihat dari segi manajemennya saat ini saya merasa bahwa pemerintah terlihat kurang memaksimalkan potensi pariwisata yang ada. Hal ini terbukti dengan beberapa tempat wisata yang masih banyak memiliki kendala.salah satu masalah diantaranya soal manajemen transportasi. Banyak kawasan wisata di berbagai daerah yang memiliki kendala dalam bidang transportasi. hal ini dapat pula disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya karena letaknya yang jauh dari jalan utama maupun akses perjalanan untuk masuk ke tempat wisata tersebut harus melewati banyak rintangan seperti, jalan yang terjal, licin atau bebatuan dan lain-lain. selain itu transportasi dengan biaya yang mahal dan tempat wisata yang tidak terawat menjadi salah satu faktor utama para wisatawan enggan mengunjungi tempat wisata tersebut. Hal ini tentu berdampak pada penghasilan warga sekitar dan terutama pemasukan kas negara. Akses menuju berbagai tempat wisata sudah seharusnya menjadi taggung jawab Dinas Pekerjaan Umum serta Pemerintah daerah Maupun pusat untuk membangun jalan yang layak untuk menuju tempat wisata tersebut, namun bukan hanya itu, semua elemen masyarakat juga harus mendukung dan turut membangun, menjaga dan memelihara tempat-tempat wisata yang ada. karena dengan akses yang mudah, biaya murah otomatis tempat wisata akan ramai dan dapat membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar.
Dari segi wisatawan, pariwisata indonesia juga sempat mengalami pasang surut jumlah kedatangan turis mancanegara ke indonesia dalamkurun waktu 1997-2011. Menurut sumber dari pusat badanstatistik indonesia, pada tahun 1997-2007 jumlah turis mancanegara yang datang ke indonesia berkisar antara 4 sampai 5 juta orang per tahun. Dan pada tahun 2008-2011 indonesia mengalami peningkatan hingga 6 sampai 7jt orang per tahun. Data ini membuktikan bahwa pariwisata di indonesia semakin meningkat dengan hasil kerja keras pemerintah serta warga indonesia untuk membuat ondonesia lebih dikenal dimata dunia. Dengan hasil yang sedemikian tentu kita bangga dengan prestasi di bidang pariwisata dapat ditingkatkan namun, prestasi itu seharusnya jangan lekas hilang oleh beberapa alasan yang membuat negara ini sepi dari turis mancanegara. Seperti yang terjadi di Bali yang terkenal sebagai jantung pariwisata indonesia dalam periode tahun  2002-2003 terjadi penurunan tingkat wisatawan karena Bali diguncang oleh serangan bom yang menggemparkan dunia sehingga wisatawan enggan untuk datang mengunjungi Bali pasca tragedi dengan alasan keamanan. Dari peristiwa tersebut pemerintah harus berkaca dan menata sistem pariwisata di indonesia agar lebih maju sebanding dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat meningkatkan jumlah turis mancananegara.
Dilihat dari sisi perhatian pemerintah, jelas saat ini pemerintah terlihat kurang menaruh banyak perhatian pada tempat-tempat wisata di indonesia ini. Terbukti dengan banyaknya tempat-tempat wisata yang sangat indah untuk dikunjungi namun tidak diketahui oleh para wisatawan. Banyak wisatawan luar lebih mengenal Bali sebagai tempat wisata terpopuler di indonesia. Tidak dipungkiri memang, provinsi Bali menyumbang dana besar sebagai devisa negara. Namun sebenarnya di negara ini masih banyak tempat wisata selain di Bali yang sangat disayangkan apabila tidak dukunjungi. Indonesia merupakan negara dengan sejuta pulau pepatah ini benar mengingat kondisi geografis indonesia yang banyak memberikan potensi di bidang pariwisata yang unik dan beragam. Kita sebagai warga bangsa ini seharusnya malu dengan negara-negara kecil seperti malaysia, thailand, singapura dan sebaginya. Walaupun negara mereka tidak seluas bangsa ini, namun mereka mampu menghadirkan paket wisata yang menarik sehingga tidak sepi oleh wisatawan dalam maupun luar negeri. Ditunjang dengan akses yang mudah, paket wisata dengan harga terjangkau serta memberikan pelayanan yaang baik, dan ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai. Contohnya seperti negara singapura, walaupun hanya seluas kota yogjakarta namun negara ini dikenal oleh dunia sebagai pusat shoping dan paket wisata yang lengkap. Tentu saja hal ini didukung oleh pemerintah dan masyarakat singapura yang bekerjasama membangun dan memajukan negara mereka dalam bidang pariwisata sebagai devisa negara. Pariwisata sebagai salah satu identitas negara ini,seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah agar lebih dikenal luas dimata dunia. Karena indonesia kaya akan potensi alam dan jasanya, mengapa tidak potensi tersebut dikembangkan, dijaga dan dipelihara dengan baik agar menjadi paket wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam maupun luar negeri.
-->